10

[Review] Terminator Genisys


143373207541371_300x430Ihhhhhh… udah lama banget ya aku gak mereview sebuah film yak. Terakhir itu film yang aku review adalah Insidious 2 pada bulan oktober 2013! Dan itu waktu aku masih hamil. WOW! Berarti udah satu tahun lebih yak. Harus lebih rajin update tentang film neh!

Kalau dibilang jarang nonton bioskop gak juga seh, walaupun semenjak melahirkan si K frekuensi aku ke bioskop jadi rada berkurang, tapi satu bulan sekali masih ada kali nontonnya.

Nah, kali ini si Niee akan mereview film Terminator Genisys. Alasan aku pengin nulis film ini gak ada seh :P cuma film ini yang terakhir aku nonton aja. Hahahahaha..

Sinopsis

Cerita dimulai pada tahun 2029. Kyle Reese (Jai Courtney) adalah seorang anak yang lahir pada tahun 2004 di mana bumi tidak ada lagi pohon, dananu atau langit yang berwarna biru. Pada tahun 1997 terjadi pelepasan seluruh bom atom diseluruh dunia yang digerakkan oleh Sky Net yang menyebabkan 1 milyar manusia meninggal dan mereka yang tertinggal diincar oleh mesin. Mereka yang masih hidup menyebut hari itu kiamat. Sewaktu dalam pelarian dan persembunyiin Kyle kecil diselamatkan oleh John Connor (Jason Clarke)  seorang pemimpin kelompok pemberontakan manusia terhadap mesin.

Suatu hari John mempersiapkan kelompoknya untuk menyerang Sky Net yang dia yakini menjadi titik akhir dari pemberontakannya dan hari di mana manusia akan menang melawan mesin. Namun pada saat kelompok mereka masuk ke pusat pertahanan Sky Net ternyata mereka sudah terlambat. Pusat pertahanan itu sudah kosong meninggalkan sebuah mesin waktu di mana John tahu harus mengirimkan Kyle kepada ibunya John, Sarah Connor (Emilia Clarke) di Los Angles tahun 1984.

Yang Kyle tahu bahwa Sarah adalah seorang gadis lemah yang tidak tahu apa-apa tentang masa depan dan Sky Net. Namun apa yang dia lihat setelah datang ke LA pada tahun 1984 itu sangatlah jauh berbeda. Sudah ada Terminator T-1000 yang menunggu kedatangannya dan langsung ingin membunuhnya. Ada lagi Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang dia fikir jahat malahan bekerja sama dengan seorang gadis yang ternyata adalah Sarah di mana Sarah bukanlah gadis lemah seperti yang dibayangkannya. Sarah sudah mampu menggunakan senjata dan tahu tentang masa depan! Misi Sarah adalah pergi ke tahun 1997 untuk menghentikan peluncuran Sky Net.

Tapi benarkah tahun 1997 itu adalah tahun peluncuran Sky Net? Sedangkan sejarah telah berubah? Ditambah lagi Kyle tepat saat menggunakan mesin waktu melihat John diserang oleh Terminator dan disaat yang sama dia juga mendapatkan kenangan di mana Genisys akan diluncurkan pada tahun 2017 dengan embel-embel Genisys adalah Sky Net. Jadi ke manakah Sarah dan Kyle akan pergi? Apa yang terjadi pada John? Dan dapatkan mereka menghentikan Sky Net diwaktu yang tepat?

Review

Sebenarnya, Terminator Genisys ini film yang rada membingungkan. Membingungkan bagi aku yang mengikuti film ini dari Terminator pertama. Konsep yang aku punya adalah Sarah akan diselamatkan oleh Kyle pada tahun 1984 dari serangan Terminator T-800 si Arnorld itu. John yang merupakan anak dari sarah dan Kyle lahir pada tahun 1989 setahun setelah Sarah dan Kyle bertemu. John adalah orang baik dan dia adalah pemimpin umat manusia yang tersisa.

Sampai saat Terminator Salvation (2009) konsep itu masih sangat pas dan jelas untuk aku. Tapi kok film ini konsepnya jadi beda! Kalau sejarah pada tahun 1984 sudah berubah kenapa masa depan pada saat 2029 masih tetap sama? Kalau Sarah dan Kyle akhirnya menjelajahi waktu ke tahun 2017 yang asumsinya si John kan belum lahir dong yak, eeh kok Johnnya malah bisa tetap eksis di masa depan? Bingung gak tuh! Yang pasti film ini konsep waktunya udah gak jelas mundur majunya. Yang udah nonton dari pertama aja sampe bingung, apalagi yang gak pernah nonton sama sekali kayak abang aku, dianya saking gak ngerti sampe ketiduran di bioskop. Hahahahaha.

Ceritanya sendiri seh masih asyik menurut aku. Editingnya keren dan aku suka banget dengan Emilia Clarke yang jadi Sarah. Walaupun beda pemain sama Terminator pertama tapi gayanya mirip banget jadi keren menurut aku. Yang paling gak aku suka seh Jason Clarke sebagai John. Karena konsep aku John itukan keren dan baik hati banget yak. Lah ini mukanya Jason kayak penjahat banget >.<

Karena filmnya membingungkan jadi aku kasih nilai 7/10 aja deh. Itupun 7 karena aku udah suka duluan sama Terminatornya. Kalau abang aku kasih nilai 5 kali yak. Hahahahaha..

***

Jadi, mau nonton film apa lagi kita besok? Aku masih penasaran dengan Jurasic World seh sebenarnya, tapi akukan gak nonton Jurasic Park yang pertama, jadi takut kagok gak ngerti jalan ceritanya gitu *galau* :mrgreen:

28

Insidious, Chapter 2


Haaaaiii… Halloooo.. Apakabr semuanyaaa?

Ih, udah lama yak aku gak cerita-cerita tentang film yang barusan aku tonton. Bukannya si bumil ini semenjak hamil jadi malas nonton seh. Malahan makin kesini makin sering nontonnya :D

Walopun waktu trimester pertama emang kesulitan bener nonton yang dulunya setiap malam minggu gitu karena badan gak bisa diajak kompromi kalau malam jadi dipindahin ke siang. Nah, masuk ke trimester kedua badan udah ok banget diajak “dugem” lagi jadilah jadwal nonton kembali seperti semula :)

Sumber : 21cineplex.com

Seperti yang tertulis dijudul, kali ini aku mau bercerita tentang film yang baru tadi malam aku nonton di bioskop. Sebenarnya seh film ini udah beberapa minggu nangkring dibioskop, tapi karena sampe 2 teater gitu filmnya, maka aku berpendapat bahwa film ini akan lama bertahan dilayar dan bisa ditunda beberapa hari.

Kenapa milih film ini niee?

Alasannya simple seh, karena yang chapter pertamanya aku juga udah nonton. Kalau gak salah tahun lalu yang walopun terlambat banget, hehehe. Nah, pas nonton yang pertama aku termasuk suka dengan filmnya. Bercerita tentang supranatural yang walaupun tetep mengada-ngada tetapi gak ngada-ngadain banget (ini apaan seh maksud kalimatnya? :P ) Ya, intinya aku suka sama filmnya. Aku kasih nilai 7,5 deh.

Terus ceritanya gimana niee?

Ini cerita hantu. Bisa dibilang 100% hantu (karena biasanya film horror amerika jatohnya kan gak hantu yak) karena bercerita tentang arwah orang yang sudah meninggal gitu.

Jadi, waktu film pertama, diceritakan bahwa ada sebuah keluarga kecil dimana anaknya bernama Dalton mengalami sakit yang aneh sehingga gak dapet bangun selama berhari-hari. Ketika melihat hal itu, sang nenekpun memanggil seorang paranormal untuk menyelamatkan sang cucu. Setelah diteli ternyata Dalton bukan sakit, tapi arwahnya tersesat dan gak bisa kembali. satu-satunya cara untuk bisa kembali adalah dengan dipandu. Nah, satu-satunya orang yang bisa memandu Dalton untuk keluar dan masuk kembali ke raganya adalah sang ayah Josh yang ternyata semasa kecil juga pernah mengalami hal yang sama.

Akhir cerita film pertama selamatlah Dalton dan bisa masuk dalam raganya seperti semula.

Masuk ke cerita kedua, keluarga merekapun berusaha hidup dengan damai kembali. Agar tenang, mereka memilih untuk tinggal dirumah orangtua Josh. TAPI lagi-lagi sesuatu terjadi.

Istri Josh beberapa kali mendengar alunan piano dimainkan namun tidak pernah ada orang disana. Istrinya pun takut akan tragedi sebelumnya, namun Josh bersikukuh bahwa gak ada terjadi apa-apa dan istrinya harus move on serta melupakan masa lalunya.

Namun, makin lama suasana dirumah makin aneh, yang pada akhirnya istri Josh secara terang-terangan digangu oleh roh perempuan jahat, ditambah lagi Josh yang makin hari sikapnya makin aneh.

Ibu Joshpun mencari kebenaran penyebab semua ini hingga akhirnya mendapatkan fakta bahwa tubuh Josh telah dirasuki oleh arwah jahat.

Nah, siapa sebenarnya arwah itu? Kenapa istri Josh selalu didengarkan oleh dentungan piano? Dan dapatkah Josh kembali ke raganya? Kalau itu tonton aja sendiri! *sok misterius* :P

Terus pendapat Niee tentang filmnya?

Pada dasarnya seh aku tetep suka dengan jalan ceritanya. Paling gak ini bukan tipe film yang untuk ditebak akhirnya gimana. Tapi lebih ke penyelesaian demi penyelesaian misteri yang belum terungkap. Jadi ceritanya sendiri kuat menurut aku.

Tapi, soal tingkat kehorroran, film kedua ini kalah dibandingkan dengan film yang pertama. Gak banyak adegan yang membuat terkejut dan hantunyapun gak ada yang terlalu serem buat ditakuti. Jadi yang penakut masih bisa lah yak nonton film ini :P (tapi gak garansi loh, soalnya tingkat penakut orang kan beda-beda :mrgree: )

Jadi kalau aku disuruh menilai, aku akan beri nilai 7/10 deh buat filmnya :)

Maka, selamat menonton. Mari ke bioskop!

35

Spiderman – Queen In-Hyun’s Man


Haaaiiiiiiiiiii… Halooooo….. Apakabar semua?? :mrgreen:

Kali ini aku mau membahas tentang sebuah film dan sebuah K-Drama yang barusan aku tonton dan masih aku tonton. Udah lama juga kan yak aku gak ngebahas K-Drama. Sebenarnya seh gak hiatus nonton K-Drama, tapi karena drama yang aku tonton itu sudah lama jadi males aja ngulasnya disini :P Nah, untuk drama satu ini baru loh, keluarnya tahun 2012 ini.

So, lets goooo!!!

The Amazing Spiderman

Mungkin udah banyak yang membahas film ini, dan mungkin pembahasan aku kali ini berubau spoiler, so yang gak mau membaca karena belom nonton mending di skip aja deh ;)

***

berbakal pemikiran film-film yang ada berbau permulaan seperti film Superman, ataupun X-Men the first class yang menceritakan sisi lain dari sebuah film, akupun berfirasat *caelah* bahwa film spiderman ini akan seperti itu.

EH TAPI TERNYATA GAK YA KAWAN-KAWAN!!!! Jadi film ini bukan sisi lain dari Spiderman di masa remajanya. Tapi emang FILM SPIDERMAN LAINNYA!! *gak nyante* maksudnya ya ceritanya mulai dari awal lagi gitu, dimana Peter Parker yang ditinggal orang tuanya dan kemudian dititipkan ke uncle Ben dan bibi May (iyaaa,, mungkin aku juga yang gak membaca review film ini secara cermat, tapi tetep aja merasa dibohongi gitu >.<.

Bedanya dengan Spiderman yang lama yang aku lihat antara lain:

  • Di Spiderman baru ini ada cerita tentang orang tuanya Peter Parker yang walaupun sedikit menjelaskan bahwa orang tuanya (lebih ke bapaknya seh) adalah seorang ilmuan yang amat pintar namun dikejar-kejar oleh seseorang.
  • Kalau pacarnya Spiderman yang lama itu Marry J (MJ), maka pacarnya Parker yang baru sekarang bernama Gwen Stacy (anak seorang polisi NYPD).
  • Dia tergigit laba-laba di ruang laboratorium dimana laba-laba yang menggigitnya memang merupakan laba-laba hasil rekayasa.
  • Spiderman disini lebih galau (mungkin karena anak SMA yak) karena beberapa kali dia marahan dengan bibi dan pamannya semenjak dia menjadi spiderman.
  • Saking pinternya si Parker ini (dan saking gak canggihnya laba-laba yang gigit) jaring yang dia punya itu buat sendiri gitu loh >.< Karena buat sendiri jadi alatnya bisa diremukkan gitu deh oleh penjahatnya.
  • Spidermannya lebih mudah untuk memperlihatkan dan terlihat jati dirinya di kalayak umum (kalau yang lama kan udah episode berapa gitu baru Marry J nya tahu,, nah ini udah ada yang tahu 4 orang gitu deh..
  • Dan SPIDERMANNYA BAWA TAS KEMANA-MANA UNTUK BAWA BAJU GANTINYA *hadeh*

Aku jadi mikir, kalau ada Amazing Spiderman sekarang, berarti nanti ada Amazing Spiderman II, III dan Seterusnya dong? Dan kalau udah gak ada ide lagi terus buat yang baru lagi dengan cerita yang mirip-mirip aja gitu?

Ya, emang seh banyak film emang yang diperbaharui,, tapi kan gak juga sedekat ini dimana penontonnya pasti juga sama aja kan yak.. kenapa gak sekalian aka buat Harry Potter seri baru selama tujuh tahun kedepan? :P

Queen In-Hyun’s Man

Akhirnyaaaa…. Aku menonton Drama Kora Baruuuuu!!! *Banzaiiii* (mengikuti pembenaran dari mbak Imelda, tapi lupa juga apakah ini udah bener atau belum :oops: )

Jadi sabtu lalu kakak aku membeli DVD (bajakan) korea ini. Karena bukan aku yang beli (pembenaran :P ) jadi gak papa dong yak aku ikutan nonton juga :lol:

Lagian semenjak gak mau membeli DVD bajakan emang aku sangat ketinggalan tentang drama-drama korea terbaru. Terakhir nulis drama korea juga Bulan desember lalu yang aku ngebahas k-drama berjudul Heart Strings. Apakah aku harus menspesialkan khusus k-drama aku boleh beli bajakan yak :P

Terlebih dahulu, perkenalkan dulu para pemeran dalam drama ini:

Ceritanya sendiri unik menurut aku. Di Awal cerita, pada tahun 1600an di Seoul yang masih berupa sistem kerajaan hiduplah pejabat pemerintahan (yang masih pelajar dan kuliah di sungkyunkwan University) bernama Kim Boong Do. Dia adalah anak dari pejabat yang difitnah dan dibunuh oleh orang yang membenci keluarganya. Beberapa tahun kemudian, dia mengetahui orang yang sama berniat membunuh ratu dari kerajaan tersebut.

Barang bukti telah didapatkannya untuk menjatuhkan pejabat itu yang dititipkannya ke seorang Gingseng (bener gak sehistilahnya? ) yang menyukai dirinya. Gingseng tersebut meraka Kim Boong Do sangat berbahaya nyamanya memberikan jimat dari seorang biksu.

Di lain jaman, pada abad ke 21 tahun 2012 Choi Hee Jin yang mantan Miss Korea mencoba peruntungannya untuk mengikuti audisi menjadi pemeran Ratu di salah satu drama yang akan bercerita tentang kerajaan 300 tahun yang lalu. Mengetahui mantan pacarnya mengikuti audisi drama yang akan dimainkannya, Han Dong Min meminta sutradara untuk meloloskan Hee Jin mendapatkan peran tersebut.

Suatu malam, Kim Boong Do datang ke Istana, dan di dalam sebuah perpustakaan dia diserang oleh 2 orang tak dikenal. saat dia sudah kalah dan pedang akan tertusuk ke jantungnya, sesuatupun terjadi. Dia menembus waktu terbang ke 300 tahun yang akan datang ditempat yang sama dimana dia diserang. Namun ini bukan Korea yang dia kenal, karena kerajaannya telah menjadi museum dan tempat syuting Hee Jin berlangsung. Saat inilah Boong Do dan Hee Jin bertemu untuk pertama kalinya.

***

Walaupun k-drama emang sering mengangkat cerita yang unik, tapi lagi-lagi aku harus mengatakan film ini emang ceritanya unik banget. Jadi, setelah Kim Boong Do kebingungan dengan apa yang dilihatnya, dia membaca jimat tersebut dan kembalilah dia ke tahun asalnya. Maka tahulah dia gimana caranya untuk pulang, tapi sayangnya dia masih belum tahu caranya untuk pergi lagi.

Disaat ada yang menyerangnya untuk kedua kalinya, dan dia lagi-lagi ke tempat yang sama, dia akhirnya tahu bahwa untuk pergi ke tempat itu dia harus dalam keadaan hampir mati dibunuh.

Yang awalnya dia hanya pada saat genting untuk ke tahun 2012, lama-lama Boong Do memanfaatkan jimat tersebut untuk misinya menyingkitkan pejabat yang telah membunuh kedua orangtuanya. dengan bantuan Hee Jin, diapun membaca sejarah dan berusaha untuk mengubah sejarah tersebut.

Karena intensitas mereka berdua bertemu, kama mereka berduapun saling menyukai satu sama lain dan Boong Do berjanji  bulan kedepan untuk bertemu kembali dengan Hee Jin.

Sayangnya saat pulang ke asalnya jimat yang digunakan oleh Kim Boong Do terbelah dua saat dia berkelahi. Boong Do pun terluka parah hingga pingsan beberapa hari. setelah sadar, dia sama sekali tidak ingat kejadiaan 2 bulan terakhir (bersama Hee Jin)

Di lain pihak, Hee Jinpun mengalami kecelakaan yang membuat dia masuk rumah sakit. Yang membuat dia galau adalah, tidak ada satu orangpun yang mengingat Boong Do. Diapun disangka aneh oleh seleruh orang hingga harus pergi ke pskiater. Yang lebih membuat sedih adalah, kejadian yang dia alami bersama Boo Do pun berganti 180 derajat dengan kejadiaan yang baru dimana sekarang dia tiba-tiba menjadi pacar Han Dong Min.

Gimana kelanjutannya? Apakah Boong Do akan kembali lagi ke Tahun 2012 dan menjumpai Hee Jin, ataukah mereka tetap di dunianya masing-masing?

Jujur seh sebenarnya aku juga belum selesai nonton dramanya, masih ada 4 episode lagi. tapi gak papa lah yak, biar kita penasarannya berjamaan (lah lo aja kali niee yang penasaran :P )

So, selamat menonton :mrgreen:

Sumber gambar dan data :

52

LOCKOUT


Setelah lamaaaaaaaa bangets gak ngebahas film secara khsus disini jadi pengen juga deh nulis review geje ala seorang niee anak gaol seantero kota pontianak :mrgreen:

Kali ini aku ingin membahas tentang sebuah film yang masuk katogeri action thriller, atau aku lebih suka dengan istilah film agent-agent gitu deh. Setelah beberapa kali menonton film jenis super hero ala The Avenger, atau putri-putrian ala Mirror Mirror dan Snow White, horor ala The Dark Shadow dan banyak lagi yang ternyata gak ada aku bahas secara khusus semuanya yak? *mikir*

Iseng ngubek-ngubek arsip blog ternyata film In Time pada tanggal 1 Mei 2012 yang lalu (eh belum lama juga yak ternyata, perasaan aku aja deh :lol: ).

Terakhir kali menonton film yang puas banget (bagi aku pribadi tentunya) yaitu The Avenger, jadi pas milih film ini untuk ditonton (dengan alasan kalau udah masuk asrama ntar pasti sulit aja aku nonton filmnya) asal aja lihat film yang paling baru di bioskop. Dan diputuskanlah menonton Lockout, eh ternyata bagus loh filmnya, SUKA!! (walaupun ternyata ranting di IMDBnya 6,3 aja >.< )

Ceritanya bersetting pada tahun 2079 dimana seorang agen bernama Snow dituduh membunuh rekan satu timnya sehingga dia dipenjara dan diintrogasi oleh rekanannya juga bernama Langral. Karena Snow tidak pernah mengaku, diapun diancam untuk masuk penjara MS One. Penjara MS ONE ini adalah penjara masa depan yang dirancang untuk penjahat negara paling jahat deh pokoknya. Uniknya dari penjara ini adalah letaknya yang ada di luar angkasa (seperti diorbit satelit gitu deh) dan semua narapidana yang ada dipenjara ini ditidurkan didalam sebuah kapsul.

Tidak mau temannya dituduh bersalah, seorang agen bernama Shaw mendekati Snow untuk menceritakan kejadian sebenarnya. Akhirnya di dapatlah seorang laki-laki asing yang membantu Snow untuk menyembunyikan sebuah koper yang bernama MACE. Sayangnya Mace ternyata sudah dipenjara di MS One.

Dilanin cerita, Emilie Warnock putri presiden amerika datang ke MS One untuk sebuah misi kemanusiaan. Dia ingin melihat apakah ada afek yang ditimbulkan jika memenjara seorang manusia dengan menidurkan orang tersebut di dalam kapsul. Sayangnya pada saat sesi wawancara dengan seorang narapidana yang gila membawa bencana. Narapidana tersebut merengut pistol seorang penjaga dan membuka seluruh kapsul narapidana lainnya serta menyandra Emile beserta awak yang ada.

Mengambil kesempatan ini Shawpun memberi ide kepada Presiden Warnock untuk menugaskan Snow masuk ke MS One dan menyelamatkan Emilie, yang tentunya diselipi oleh tugas untuk menemukan Mace agar keberadaan koper tersebut dapat diketahui.

***

Walaupun mengusung film masa depan tapi teknologi yang digunakan oleh mereka tidak terlalu mengada-ada di film ini. Tapi tetep ada dong beberapa teknologi yang aku mupeng banget pengen punya, salah satunya adalah koran elektronik masa depan. Eh beneran keren loh, jadi bentuknya mirip tablet masa depan kali ya, tapi tipisnya cuma setipis plastik mika gitu deh, jadi bener-bener berasa pegang koran menurut insting aku *ya kaleee* :P

Selain itu karena ini adalah film agent tentu ada perkelahiannya dong (dengan menggunakan sejata), tapi sisi manusiawinya terasa banget gitu deh. Maksudnya Snow sebagai pemeran utama masih terlihat capek dan takut gitu deh. Soalnya beberapa film kan menggambarkan si pemeran utama itu kuat banget udah dipukulin berkali-kali masih hidup segar bugar gitu, hehehehe *komen gak penting*

Jalan ceritanya memang lebih bagaimana cara bagaimana Snow menyelamatkan Emillie, namun diantara penyelamat tersebut ada deh beberapa adegan lucu dan mengharukan, kemanusiaan, serta sedikit percikan romantis (eh kalau gak salah inget film ini gak ada sama sekali adegan kissing atau adegan menjurus loh,, bisa buat anak kecil nonton kali yak :D )

Akhir ceritanyapun menurut aku pas, tanpa ada pemaksaan jalan ceritanya. Akan dijelaskan siapa sebenarnya penghianat sebenarnya dan bagaimana sampai Snow yang dituduh membunuh. Namun sisi menyebalkan adalah tidak dibahasnya ‘barang’ yang selama ini dicari gitu deh.

So, selamat menonton :mrgreen:

credit :

  • Sutradara : James Mather, Stephen St. Leger
  • Cast : Guy Pearche sebagai Snow, Maggie Grace sebagai Emillie

nb : mulai senin besok aku udah masuk asrama kan yak, jadi udah dipastikan gak ada bisa posting selama seminggu penuh deh :( *eluselus dashboard* mudah-mudahan aja selama masuk di asrama bisa menyenangkan dan gak ngebosenin yak. Amiiinnnn *bekal novel*

Sumber data dan gambar:

91

Breaking Dawn: Tiga Cerita


randasaputra.com

Haiiii Halooo… Apakabar semua?? Pada semangat dong, coz Indonesia menang lawan Vietnam kemaren di SEA Games :mrgreen:

Udah lihat dong judul postingannya. Yak, kali ini aku mau cerita tentang film Breaking Dawn, film keempat dari tetralogi The Twilight Saga. Dari pengamatan aku ada 3 kelompok orang yang menanggapi film ini. Kelompok pertama itu yang suka banget, sampe tanggalnya aja dihapalin. Kelompok kedua adalah kelompok yang benci banget film ini, mereka berfikir adalah kalau masuk bioskop buat nonton film ini itu sesuatu yang memalukan banget. Dan kelompok ketiga adalah kelompok yang biasa aja, ya kalau diajak hayuk, kalau gak nonton yang pertama juga biasa-biasa aja seh, DVD bajakannya ntar pasti keluar kok :P (aku masuk ke kelompok ketiga ini :mrgreen: )

Nah, di kantor aku, terutama di ruangan, dari bos sampe temen-temen ternyata masuk ke kelompok pertama. Mereka addict banget dengan neh film. Sampe yang biasanya gak semangat kalau aku ngajakin nonton bersama, kali ini mereka semangat banget. Ya karena hanya aku yang punya mtix di ruangan, jadinya aku deh yang bertugas sebagai pembeli tiket.

Premier hari jumat kemaren kami seruangan langsung nonton. Awalnya aku beli tiket 7 karena jumlah orang diruangankan 7 tuh. Eh sekalinya ternyata aku lupa 1 orangnya lagi cuti keluar kota. Pas jam nontonya eh hujan, jadinya 1 oranglagi gak bisa dateng. Jadinya 2 tiket deh kosong (sayang banget yak >.< )

Seperti yang aku tulis diatas, kalau film ini hanya ada tiga cerita utama: menikah, bulan madu, dan hamil. Kalau yang udah baca novelnya pasti tahu bahwa tiga cerita diatas hanyalah pembukaan dari novelnya. Jadi ceritanya gantung banget menurut aku, terlalu gak ada inti ceritanya. Ya mungkin karena novelnya juga dibagi menjadi dua, jadinya sutradaranya juga bingung mau motongnya dimana :P

Ceritanya bermula saat persiapan pernikahan Bella dan Edward, kemudian dilanjutkan ke acara bulan madu mereka di pulau yang keren banget. Saat bulan madu inilah bella menginginkan mendapat perlakuan selayaknya pengantin baru. Namun karena ketakutan Edward kalau Bella akan tersakiti. Namun berkat bujuk rayu Bella *cealla*akhirnya Edward mau juga melaksanakannya.

Namun karena itulah setelah satu minggu mereka berbulan madu, Bella merasakan ada yang aneh dengan dirinya. Dia merasa mual dan perutnya sangat tidak enak. Ditambah lagi dengan siklus haidnya yang terlambat. Mendengar hal tersebut Edward seketika panik. Dia belum pernah mendengar bahwa vampir bisa menghamili manusia.

Ternyata dugaan mereka sebelumnya memang benar, Bella hamil. Namun kehamilannya sangat tidak normal (ya iya lah) karena perkembangannya sangat pesat dan membuat tubuh Bella semakin kurus serta tak bertenaga.

Mengetahui kehamilan Bella, sekumpulan werewolf yang dipimpin oleh Sam kemudian ingin membunuh bayi itu bahkan sebelum lahir, yang berarti akan membunuh Bella. Mengetahui hal itu tentu Jacob tidak ingin terjadi, akhirnya muncullah perpecahan didalam kelompok para serigala.

Jacob serta kedua temannya, dan keluarga Cullen pun akhirnya bersepakat mempunyai misi untuk melindungi Bella dari serangan para kelompok Sam.

***

Yang mau aku komen pertama adalah villa Edward di pulau itu keren bangeeeeetttt!! Buat pada pengantin baru yang mau bulan madu aku rekomendasikan deh tuh pulau (yaa emang gimana cara nujunya niee?? :P ) Ya itu urusan kalian deh, aku kan cuma menyarankan :P Jadi rumahnya itu pas ditepi pantai. Kamar utama sendiri persis didepan pantai sehingga pemandangannya itu adalah pasir putih dengan air jernih dan gunung-gunung yang keren banget. Belum lagi di dalam pulaunya yang banyak pohon-pohon tinggi dan sungai-sungai bebatuan. Aaahhh emang tempat the best buat honey moon deh :mrgreen:

Di film keempat ini akhirnya, kita bisa bernafas lega. Setelah dua filmnya terdahulu, new moon dan eclips akhirnya si edward ganteng lagi :lol: Yak, pada ngeh dong yak kalau yang udah nonton kalau Edward di film kedua dan ketiganya itu penampilannya gak banget. Berewokan geje gitu dan penampilannya disepanjang film seperti vampire yang gak mandi sepanjang eksistensinya.. Gak banget deh. Ya walaupun tetep kerenan Jacobnya kemana-mana seh. Jadi merasa sayang aja kenapa Bella tetep milih Edward dibanding Jacob (Yeaaahhh aku kelompok pendukung Jacob :oops: )

Terakhir yang membuat film ini lumayan buat ditonton adalah proses infrit (eh bener gak yak neh nulisnya, aku lupa, heheh ) lumayan keren divisualisasikan. Jadi ya gak asal infrit infrit aja tuh si Jacob, dan proses transformasi Bella menjadi vampirenya juga keren banget. Ya meninggikan nilainya deh :P

Daan setelah di tonton aku beri nilai 6,8/10 deh buat neh film. Segitu juga karena aku baca novelnya dan ngikutin filmnya dari awal. So, kalau yang gak ngeikutin juga filmnya gak disaranin deh buat nonton *digeplak sama pengemar Twilight*

51

Killer Elite: Untuk Pertama Kalinya


Haii Halooo.. Apakabar semuanya?? Masih semangat ngeblog dongkan? Ya walaupun aku update blognya semau hati tapi masih semangat pas tahu 27 Oktober kemaren itu hari blogger Nasional (kemane aje lo niee? :P )

21cineplex.com

Udah beberapa minggu ini aku gak nonton bioskop. Sebagai pengaku anak gaol seantero Pontianak aku merasa gagal. Terakhir nonton itu film Abduction yang menurut aku gak bagus bagus amat.

Karena keinginan yang menggebu-gebu akhirnya aku dapet merayu Butet, Vio dan Doddy buat nemenin aku nonton bioskop. Film yang dipilih adalah Killer Elite dengan pertimbangan jadwal tayangkan yang baik bagi kami semua (ya maklum ya bo wanita karir semua jadi ngusulin waktu itu bisa jadi perdebatan panjang dan komplek :P )

Awalnya semangat nonton filmnya. Dimulai dari tembak2an dan bakar2an mobil hingga disuatu titik Danny (Jason Statham) melihat seorang anak kecil di dalam mobil ‘buruannya’. Sangka aku anak itu akan menjadi ‘penyebab’ masalah. Eh ternyata sampe diakhir cerita gak ada pengaruhnya tuh si anak! >.<

Masuk ke adegan lainnya, film ini terlalu banyak percakapan yang memusingkan dalam durasi yang cukup lama menurut aku. Aku yang beberapa hari ini digempur kantor buat lembur terus (pernah sampe jam 11 malem baru pulang ke rumah :cry: ) jadi punya daya ketahanan tubuh yang lumayan berkurang sekarang. Efeknya, aku kecapean dan cepat mengantuk. Akhirnya resmilah aku ketiduran lumayan lama saat para pemain kelamaan berceloteh gak penting!

Kalian tahulah kalau aku bukan orang yang gampang tidur yang pernah aku ceritain disini. Tapi kalau kombinasinya adalah kecapean plus film yang gak bagus jadinya deh aku merugi buat tiket bioskopnya. #hadeh.

***

Dilihat dari daftar film2 yang nangkring di Now Playing 21cineplex buat semangat nonton aku jadi meningkat lagi. Ya aku emang kurang tertarik dengan film Indonesia. Biasa setahun cuma 1-2 film aja yang aku tonton. Tapi disaat film bagus eh waktunya malah yang gak bagus. Akhir tahun cepatlah kau berlalu.

69

Abduction : Film Remaja?


Hai Haloo.. Apa kabar temen-temen semua? Lagi sibuk apa sekarang? Masih sibuk dengan alamat palsu? Daripada nyari alamat yang ujung-ujungnya palsu mending nyari alamat dihati aku aja #tsah :lol

Pontianak lagi musim hujan neh. Setiap hari aja hujan. Gak pagi gak siang gak sore hujan melulu ceritanya. Mungkin ini berkat dari kepala Bidang di kantor aku yang berdoa untuk hujan terus biar DBD gak ada kasusnya sampe akhir tahun. Ada-ada aja tuh dokter mikirnya :P

Walaupun tahu setiap malam hujan, namun dengan semangat 45 aku sebagai anak gaol sekota Pontianak ingin nonton film yang baru aja ditayangin dibioskop. Beli tiket 4 buah pake mtix coz sayang aja pulsanya yang masih banyak dan udah lama gak kepake dengan keyakinan penuh bahwa malamnya pas nonton gak bakalan hujan.

Pukul 3 sore dikantor hujan deres banget. Pukul 4 sore reda dan langsung buru-buru pulang. Pukul 5 dirumah hujan lagi dan sangat lebat. Ngecek HP dapet whatsapp dari nia bahwa dia agak ragu bisa keluar coz gak ada mobil dirumahnya. ok.

Pukul 6 aku whatsapp dengan vio bilang kalau hujannya deres banget nontonnya dibatalkan aja. Tapi kalau udah rada mendingan aku bakalan jemput dia pake mobil (tumben-tumbenan gitu aku mau bawa mobil, ya sayang aja tiketnya gak jadi dipake). Pukul 6.30 aku turun dari rumah bawa mobil ngebut banget, soalnya filmnya mulai pukul 7 TENG!

Sampe di deket gangnya vio aku dapet kabar bahwa dia gak bisa ikutan. Oh great :( Jadinya aku berencana langsung ke mall aja deh. Biarin lah nonton sendiri, siapa tahu juga ketemu cowok cakep yang bisa diajak nonton bareng :oops: *ditoyor* Tapi ternyata si butet udah di mall aja, jadinya aku nonton berdua deh sama butet, gak jadi sama cowok cakep *eh* :lol:

***

Awal cerita film ini rada membingungkan. Diceritain dengan gaya yang khas film remaja banget. Suasana sekolah, temen-temen, gebetan, pacaran, ekskul, tugas pokoknya kegiatan yang ‘Anak SMA Banget’. Prediksi aku bakalan membosankan neh film (ya secara aku gak terlalu suka dengan film drama).

Kemudian inti dari ceritanyapun mulai mendekat. Nathan Price (remaja yang jadi pemeran utamanya) mendapati secara random di sebuah link pencarian orang hilang foto dirinya yang berusia 3 tahun. Mendapati hal inipun dia menjadi galau. Diapun mulai mencari bukti-bukti yang bisa membuktikan bahwa website itu benar, hingga akhirnya dia yakin bahwa anak yang ada difoto itu benar-benar adalah dirinya dan menanyakan itu kepada ibunya.

Dihari dia tahu bahwa kedua orang yang selama ini dikira orang tuanya adalah bukan orang tua kandungnya, orang-orang suruhan dari orang yang mencarinyapun datang kerumahnya dan membunuh kedua orang tua angkatnya. Tidak punya apapun dan siapapun yang bisa menjadi tempat bertanya, Nathapun memulai pelariannya bersama Karen (tetangganya sekaligus cewek yang ditaksirnya) sambil mencari tahu siapa sebenarnya dia.

Orang-orang dari masa lalu orang tua kandungnyapun mulai berdatangan menawarkan bantuan dari banyak kubu. Tapi Nathan tidak bisa menentukan pihak mana yang bisa ia percaya.

***

Sebenarnya ada beberapa bagian yang menggangu buat aku secara pribadi. Yang paling terasa adalah peran Karen yang tidak terlalu signifikan dalam pelarian ini. Hanya kerena dia adalah tetangganya yang orang tuanya sedang liburan keluar negeri kenapa pula dia harus capek capek ikut Nathan kabur? Apakah sebuah film harus mempunyai pasangan dulu baru film itu terasa geregetannya? Entahlah, tapi aku rasa peran Karen itu tidak perlu dalam film ini.

Yang kedua adalah jalan cerita yang terlalu ‘mudah’ dengan konflik-konflik yang tidak terasa megangkan. Entahlah. Mungkin ini memang bener film remaja yang sedikit dibumbui adegan pengejaran dan action. Bukan film action yang pemeran utamanya seorang remaja (beda kan yak? :P )

Film ini masuk kategori lumayan menurut aku. Gak bagus bagus amat, tapi gak juga jelek jelek amat. Mungkin karena pemeran utamanya si Taylor Lautner yang udah terkenal di Twilight Saga. Kalau pemeran utamanya gak terlalu terkenal gak mungkin akan bisa menarik perhatian penonton deh menurut aku. Dapet 6/10 deh buat film ini :mrgreen:

So, mari menonton..