6

[Review] Comic 8: Casino Kings


Comic 8 Casino Kings 2015 Haaaaiiii… Haalooooo, apakabar semuaaa? Setelah  nonton film Terminator Genisys, si Niee sebenarnya karena terpengaruh oleh komen temen-temen untuk nonton Jurassic World ada nonton juga seh neh film di bioskop dan emang OK lah filmnya, aku kasih nilai 8 deh :D Tapi karena rasanya udah banyak juga yang mereview jadi aku gak perlulah ya ngereview lagi :P

Nah baru Jum’at kemaren aku lagi-lagi nonton film di bioskop. Kali ini nontonnya sama temen-temen kantor. Karena pengen cerita yang ringan aja tanpa harus mikir banyak, aku menyarankan ketemen-temen untuk nonton Comic 8 aja. Kebetulan banyak temen kantor yang udah nonton Comic 8 yang pertama dan rata-rata bilang bagus karena lucu banget (aku sendiri seh gak nonton seh film yang pertamanya :P ). Lagian ternyata aku juga sudah lama banget gak nonton film Indonesia loh. Terakhir nonton itu film 99 Cahaya langit di Eropa (tahun 2013, udah 2 tahun aja gitu) karena aku suka banget novelnya tapi filmnya so so aja seh.

Filmnya sendiri bikin penasaran aja karena pemainnya adalah para Comic yang berasal dari Stand Up Comedinya Kompas TV yang lucu-lucu itu >.< :P

SINOPSIS

Ceritanya dimulai ketika beberapa Comic tiba-tiba tersadar disebuah pulau entah di mana dengan dikelilingi oleh buaya-buaya pemangsa. Disekitar mereka telah disiapkan alat-alat untuk perlawanan seperti kapak, pistol dan masih banyak lagi yang dapat mereka gunakan. Tapi masalahnya mereka gak siap dengan serangan tersebut sehingga banyak diantara mereka yang mati akibat serangan para buaya.

Adegan kemudian flashback kemasa lalu. Para agen Comic yang dipimpin oleh artis pelawak kenamaan Indro Warkop mempunyai satu misi: mencari keberadaan KINGS. Kedelapan agen Comic itu adalah Arie Kriting, Babe Cabita, Bintang Bete, Ernest Prakarsa, Fico Fachriza, Ge Pamungkas, Kemal Palevi, dan Mongol Stress.

Kings adalah master kriminal uang yang menjalankan bisnis casino terbesar di Asia. Mereka tidak mempunyai satu koneksipun untuk mencari keberadaan Kings. Satu-satunya cara yang mereka tahu adalah menjadi Comic akan mengantarkan mereka kepada Kings. Merekapun menjalankan profesinya sebagai Comic selayaknya comic pada umumnya, tour keliling Indonesia hingga akhirnya mereka mendapatkan satu kesempatan ketika mereka diminta untuk melakukan open mic disebuah pulau pribadi. Pulau itu adalah sebuah pulau dengan fasilitas lengkap. Para comic begitu dimanjakan oleh fasilitas yang ada di dalam pulau mulai dari pantai yang indah, bar, hotel yang mewah hingga Casino terbesar se Asia.

Benarkah pulau itu adalah pulau yang dimiliki Kings? Dapatkah akhirnya mereka bertemu dengan Kings? Lalu apa sebenarnya yang terjadi hingga mereka sampai disatu pulau terpencil dengan dikelilingi oleh para buaya. Ditambah lagi setelah mereka lolos dari jeratan buaya para comic lagi-lagi dihadapkan dengan para pembunuh profesional yang mengincar mereka seperti telah disiapkan permainan untuk mereka. Tapi untuk apa?

REVIEW

Kalau kalian pengen nonton film yang gak perlu terlalu banyak mikir dan lebih kepada cuma ketawa-ketawa doang ini adalah film yang tepat. Bener-bener merefreshkan fikiran deh filmnya. 102 menit ketawa-ketawa muluk dah. Walaupun sebenarnya ada beberapa adegan yang membingungkan karena aku gak nonton film pertamanya. Seperti adegan waktu para Comic ditangkap oleh intel dari Asia karena tuduhan merampok BANK INI. Saat adegan ini aku rada bingung lah ini orang kapan merampoknya? Kok dituduh merampok? Yang setelah dapet penjelasan dari temen yang udah nonton ternyata itu adalah adegan saat film Comic 8 pertama. Jadi aku saranin kalau mau nonton film ini lebih afdol nonton film yang pertamanya dulu seh.

Karena mereka ini adalah para Comic jadi ada beberapa adegan pas mereka open mic juga di film ini yang walopun lucu tapi kok aku rada rada gak sreg karena berasa gak nyambung dengan alur ceritanya gitu. Ditambah lagi beberapa adegan dari film ini yang membuat kita teringat dengan potongan adegan film lain seperti pas adegan introgasi kok aku berasa nonton film Now You See Me gitu.

Satu lagi yang aku kurang sreg adalah adanya peran Nikita Mirzani dalam film ini. Ya tahu sendirikan yak Nikita itu seperti apa, adegan biasa-biasa aja dibuatnya jadi syur gitu dan menurut aku itu gak penting. Padahal lawakan mereka udah cerdas banget lah, tapi ternodai dengan si Nikita dan beberapa adegan buka-bukaannya.

Karena ada Nikita Mirzaninya jadi aku cuma kasih nilai 7,5/10 deh buat film ini. Kalau gak ada aku kasih 8,5 deh :P

***

Ada yang merekomendasikan film Indonesia yang bagus lagi? Tapi jangan drama ya, aku suka rada males nonton film drama. Lah film box office aja aku gak mau nonton kok kalau film drama. Apalagi film Indonesia kan :P

15

[Review] Terminator Genisys


143373207541371_300x430Ihhhhhh… udah lama banget ya aku gak mereview sebuah film yak. Terakhir itu film yang aku review adalah Insidious 2 pada bulan oktober 2013! Dan itu waktu aku masih hamil. WOW! Berarti udah satu tahun lebih yak. Harus lebih rajin update tentang film neh!

Kalau dibilang jarang nonton bioskop gak juga seh, walaupun semenjak melahirkan si K frekuensi aku ke bioskop jadi rada berkurang, tapi satu bulan sekali masih ada kali nontonnya.

Nah, kali ini si Niee akan mereview film Terminator Genisys. Alasan aku pengin nulis film ini gak ada seh :P cuma film ini yang terakhir aku nonton aja. Hahahahaha..

Sinopsis

Cerita dimulai pada tahun 2029. Kyle Reese (Jai Courtney) adalah seorang anak yang lahir pada tahun 2004 di mana bumi tidak ada lagi pohon, dananu atau langit yang berwarna biru. Pada tahun 1997 terjadi pelepasan seluruh bom atom diseluruh dunia yang digerakkan oleh Sky Net yang menyebabkan 1 milyar manusia meninggal dan mereka yang tertinggal diincar oleh mesin. Mereka yang masih hidup menyebut hari itu kiamat. Sewaktu dalam pelarian dan persembunyiin Kyle kecil diselamatkan oleh John Connor (Jason Clarke)  seorang pemimpin kelompok pemberontakan manusia terhadap mesin.

Suatu hari John mempersiapkan kelompoknya untuk menyerang Sky Net yang dia yakini menjadi titik akhir dari pemberontakannya dan hari di mana manusia akan menang melawan mesin. Namun pada saat kelompok mereka masuk ke pusat pertahanan Sky Net ternyata mereka sudah terlambat. Pusat pertahanan itu sudah kosong meninggalkan sebuah mesin waktu di mana John tahu harus mengirimkan Kyle kepada ibunya John, Sarah Connor (Emilia Clarke) di Los Angles tahun 1984.

Yang Kyle tahu bahwa Sarah adalah seorang gadis lemah yang tidak tahu apa-apa tentang masa depan dan Sky Net. Namun apa yang dia lihat setelah datang ke LA pada tahun 1984 itu sangatlah jauh berbeda. Sudah ada Terminator T-1000 yang menunggu kedatangannya dan langsung ingin membunuhnya. Ada lagi Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang dia fikir jahat malahan bekerja sama dengan seorang gadis yang ternyata adalah Sarah di mana Sarah bukanlah gadis lemah seperti yang dibayangkannya. Sarah sudah mampu menggunakan senjata dan tahu tentang masa depan! Misi Sarah adalah pergi ke tahun 1997 untuk menghentikan peluncuran Sky Net.

Tapi benarkah tahun 1997 itu adalah tahun peluncuran Sky Net? Sedangkan sejarah telah berubah? Ditambah lagi Kyle tepat saat menggunakan mesin waktu melihat John diserang oleh Terminator dan disaat yang sama dia juga mendapatkan kenangan di mana Genisys akan diluncurkan pada tahun 2017 dengan embel-embel Genisys adalah Sky Net. Jadi ke manakah Sarah dan Kyle akan pergi? Apa yang terjadi pada John? Dan dapatkan mereka menghentikan Sky Net diwaktu yang tepat?

Review

Sebenarnya, Terminator Genisys ini film yang rada membingungkan. Membingungkan bagi aku yang mengikuti film ini dari Terminator pertama. Konsep yang aku punya adalah Sarah akan diselamatkan oleh Kyle pada tahun 1984 dari serangan Terminator T-800 si Arnorld itu. John yang merupakan anak dari sarah dan Kyle lahir pada tahun 1989 setahun setelah Sarah dan Kyle bertemu. John adalah orang baik dan dia adalah pemimpin umat manusia yang tersisa.

Sampai saat Terminator Salvation (2009) konsep itu masih sangat pas dan jelas untuk aku. Tapi kok film ini konsepnya jadi beda! Kalau sejarah pada tahun 1984 sudah berubah kenapa masa depan pada saat 2029 masih tetap sama? Kalau Sarah dan Kyle akhirnya menjelajahi waktu ke tahun 2017 yang asumsinya si John kan belum lahir dong yak, eeh kok Johnnya malah bisa tetap eksis di masa depan? Bingung gak tuh! Yang pasti film ini konsep waktunya udah gak jelas mundur majunya. Yang udah nonton dari pertama aja sampe bingung, apalagi yang gak pernah nonton sama sekali kayak abang aku, dianya saking gak ngerti sampe ketiduran di bioskop. Hahahahaha.

Ceritanya sendiri seh masih asyik menurut aku. Editingnya keren dan aku suka banget dengan Emilia Clarke yang jadi Sarah. Walaupun beda pemain sama Terminator pertama tapi gayanya mirip banget jadi keren menurut aku. Yang paling gak aku suka seh Jason Clarke sebagai John. Karena konsep aku John itukan keren dan baik hati banget yak. Lah ini mukanya Jason kayak penjahat banget >.<

Karena filmnya membingungkan jadi aku kasih nilai 7/10 aja deh. Itupun 7 karena aku udah suka duluan sama Terminatornya. Kalau abang aku kasih nilai 5 kali yak. Hahahahaha..

***

Jadi, mau nonton film apa lagi kita besok? Aku masih penasaran dengan Jurasic World seh sebenarnya, tapi akukan gak nonton Jurasic Park yang pertama, jadi takut kagok gak ngerti jalan ceritanya gitu *galau* :mrgreen:

9

The Fall Of Five


Yak, Si Niee masih mau konsisten buat ngereview seri buku satu ini. Soalnya seri buku ini jarang direview sama orang lain kali yak, makanya kalau ada yang searching google pasti masuknya ke blog aku. Yak, lumayan lah nambah-nambah dan naikin trafik blog :P

Nah, biar gak bingung tiba-tiba baca review buku keempat ini, lebih baikkan baca rebiew buku kedua The Power of Six dan Buku ketiganya The Rise of Nine dulu deh yak :D

Sedikit cerita dari buku keempat dari serial I’m Number Four Ini, cekidot!

Para Garde sudah berkumpul. Ada Jhon si nomor empat, Nomor Enam, Marina si Nomor Tujuh, Nomor Delapan, Nomor Sembilan, Ella Nomor Sepuluh dan bahkan Sarah pacar manusia John. Tinggal satu Garde lagi yang belum bersama mereka. Nomor Lima.

Setelah pertempuran dengan Setrakus Ra, mereka paham bahwa kekuatan mereka belumlah optimal. Kalau mereka memaksakan untuk langsung bertemput lagi berhadapan dengan dia Garde pasti akan kalah.

Maka dari itu John dan teman-temannya memilih bersembunyi dulu di Apartemen mewah milik Nomor Sembilan di Chicago, berlatih dengan kekuatan yang mereka miliki sambil mencari tahu arti barang-barang yang ada di kotak mereka dan yang tak kalah pentingnya adalah menemukan nomor Lima.

Saat perjalanan mencari nomor Lima, John bertemu dengan Sam dan Ayahnya. Lengkaplah ‘Laskar’ mereka. Dan karena ayah Sam ada bersama mereka, ada secercah harapan kalau para Garde dapat kembali ke Lorien.

Namun, ditengah kegembiraan mereka telah berkumpul, ada satu kegelisaan yang belum tertuntaskan. Ella, garde nomor sepuluh selalu saja bermimpi buruk mengenai Setrakus Ra yang menginginkannya. Ditambah lagi surat dari Cepan Ella yang mengatakan bahwa Ella bukanlag Garde ke sepuluh yang dikirim oleh para Tetua Lorien.

Ditengah kegelisahan itu, John mendapati bahwa ada yang mencurigakan dari para Mogadorian. Sam tahu bahwa ada musuh diantara mereka semua. Tapi siapakah dia?

***

Awal baca novel ini, aku udah berasumsi bahwa novel ini adalah seri terakhir dari Im Number Four. Ternyata aku salah dong, bukunya masih ada kelanjutannya! Entah sampe seri keberapa deh serinya. Tapi bukan berarti gak bagus kok.

Seperti buku ketiganya, gaya cerita di buku ini juga mengambil dari beberapa sudut pandang pelaku. Yang pertama pasti John si I’m Number Four. Yang kedua adalah Sam. Dan yang terakhir dari sudut pandang Marina, si Nomor Tujuh.

Pittacus Lore (yang katanya penulisnya) masih sangat misterius dalam setiap bab demi babnya sehingga sulit banget untuk menebak siapakah sebenarnya yang mencurangi para Garde.

Untuk nilainya aku kasih 8/10 deh. Karena aku emang suka seh buku ginian :D

Ok, daripada penasaran sama ceritanya, mending langsung beli dan baca bukunya yak. Selamat membaca! :)

53

The RISE of NINE


Haaaiii… Haaloooo… Apakabar semuanya? :)

Hari ini lanjut menulis tentang review, tapi kali ini review buku yang udah aku baca berbulan-bulan yang lalu. Niatnya seh mau langsung nulis kemaren, etapi karena kemaren masih malas ngeblog (dan sekarang juga seh >.<) jadilah baru sekarang mulai nulisnya.

Ini juga keinget lagi buat nulis karena mendapati notifikasi wordpress di HP yang penampakannya seperti ini:

Penampakan notifikasi wordpress dari laptop

Penampakan notifikasi wordpress dari laptop

Sebagai blogger yang blognya gak rame-rame amat pengunjungnya :P aku terkejut dong dapet notifikasi diatas, dan langsung mengusut sebenarnya kenapa ini semua terjadi? Tsaahh.. Ternyata lonjakan pengunjung itu karena mencari tentang satu hal: Kelanjutan film I’m Number 4.

Para pencari kelanjutan Im Number 4

Para pencari kelanjutan Im Number 4

Karena aku sebagai blogger baik hati dan tidak sombong *uhuk* maka aku akan lebih memuaskan hasrat paca pencari di dunia maya dengan membahas tentang buku ketiga Pittacus Lore yang merupakan kelanjutan dari novel keduanya yang berjudul The Power of Six (klik buat bacanya yak). Cekidot!!

***

The Rise of Nine. Buku ketiga dari serial I'm Number 4

The Rise of Nine. Buku ketiga dari serial I’m Number 4

Setelah tertangkap oleh agen FBI – yang ternyata telah bekerja sama dengan bangsa Mongadorian, John berusaha kabur dari penjara. Ditengah perjalanannya melarikan diri John bertemu dengan Nomor Sembilan. Merekapun menggabungkan kekuatannya dan berhasil kabur serta membawa peti Loric miliknya. Sayangnya mereka gak bisa menyelamatkan Sam yang masih terkurung di dalam penjara. Padahal lokasi pertemuan mereka dengan Nomor Enam ada bersama Sam. Parahnya lagi, mereka sekarang tahu bahwa Setrakus Ra, pemimpin Mogadorian dan pembunuh para Garde telah tiba di Bumi.

John berusaha untuk kembali ke penjara untuk menyelamatkan Sam, namun ide itu tidak ditanggapi oleh Sembilan, selain berbahaya Sembilan berfikir bahwa menyelamatkan manusia tidaklah begitu penting. Yang penting sekarang adalah mereka mencari para Garde yang lainnya.

Diujung dunia lainnya, Enam, Tujuh, Sembilan dan Sepuluh sedang berencana untuk pergi ke India. Cepan mereka mendapat firasat bahwa ada seorang Garde disana yang memiliki kekuatan yang cukup tinggi dan orang disana menyebutnya Dewa Wisnu. Dengan keyakinan itulah mereka pergi dengan pesawat dari Spanyol menuju ke India.

Perjalanan mereka tidaklah mudah. Sesampainya mereka di New Delhi mereka langsung ditangkap oleh segerombolan orang yang mengatakan bahwa mereka adalah utusan Dewa Wisnu yang setiap perjalanannya memberikan tantangan kepada para Garde.

Untungnya Nomor Delapan yang mereka cari benar adanya. Dengan kekuatan besar dimana dia bisa berubah wujud menjadi apapun dan yang paling hebat adalah melakukan teleportasi. Dengan bantuan sebuah ruangan diatas gunung, merekapun melakukan teleportasi dari India ke New Meksiko.

Ditengah pelarian John dan Sembilan diserang oleh sekelompok FBI. Dari penyerangan itu mereka mendapat informasi bahwa Sarah (dan kemungkinan Sam) dikurung disebuah penjara di daerah Barat. Ditambah lagi menurut peralatan yang dimiliki mereka berdua ada seorang Garde secara tiba-tiba berada di New Meksiko.

Nah, bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah John dan Sembilan berhasil menemukan Sam, Sarah dan bersatu dengan para Garde lainnya? Kenapa hanya ada satu Garde yang berhasil berteleportasi dari India ke New Meksiko? Dan berhasilkah para Garde bersatu untuk mengalahkan Setrakus Ra?

Bagi yang penasaran mending di baca aja bukunya biar gak penasaran lagi :mrgreen: Yang pasti buku ketiga ini bukan buku terakhir dari serial I’m Number 4. Masih ada buku keempat yang berjudul The Fall of Five yang katanya seh bakalan keluar akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Maka, mari membaca :)

.

.

.

Baca juga yuks review buku keempatnya The Fall of Five di sini

28

Insidious, Chapter 2


Haaaaiii… Halloooo.. Apakabr semuanyaaa?

Ih, udah lama yak aku gak cerita-cerita tentang film yang barusan aku tonton. Bukannya si bumil ini semenjak hamil jadi malas nonton seh. Malahan makin kesini makin sering nontonnya :D

Walopun waktu trimester pertama emang kesulitan bener nonton yang dulunya setiap malam minggu gitu karena badan gak bisa diajak kompromi kalau malam jadi dipindahin ke siang. Nah, masuk ke trimester kedua badan udah ok banget diajak “dugem” lagi jadilah jadwal nonton kembali seperti semula :)

Sumber : 21cineplex.com

Seperti yang tertulis dijudul, kali ini aku mau bercerita tentang film yang baru tadi malam aku nonton di bioskop. Sebenarnya seh film ini udah beberapa minggu nangkring dibioskop, tapi karena sampe 2 teater gitu filmnya, maka aku berpendapat bahwa film ini akan lama bertahan dilayar dan bisa ditunda beberapa hari.

Kenapa milih film ini niee?

Alasannya simple seh, karena yang chapter pertamanya aku juga udah nonton. Kalau gak salah tahun lalu yang walopun terlambat banget, hehehe. Nah, pas nonton yang pertama aku termasuk suka dengan filmnya. Bercerita tentang supranatural yang walaupun tetep mengada-ngada tetapi gak ngada-ngadain banget (ini apaan seh maksud kalimatnya? :P ) Ya, intinya aku suka sama filmnya. Aku kasih nilai 7,5 deh.

Terus ceritanya gimana niee?

Ini cerita hantu. Bisa dibilang 100% hantu (karena biasanya film horror amerika jatohnya kan gak hantu yak) karena bercerita tentang arwah orang yang sudah meninggal gitu.

Jadi, waktu film pertama, diceritakan bahwa ada sebuah keluarga kecil dimana anaknya bernama Dalton mengalami sakit yang aneh sehingga gak dapet bangun selama berhari-hari. Ketika melihat hal itu, sang nenekpun memanggil seorang paranormal untuk menyelamatkan sang cucu. Setelah diteli ternyata Dalton bukan sakit, tapi arwahnya tersesat dan gak bisa kembali. satu-satunya cara untuk bisa kembali adalah dengan dipandu. Nah, satu-satunya orang yang bisa memandu Dalton untuk keluar dan masuk kembali ke raganya adalah sang ayah Josh yang ternyata semasa kecil juga pernah mengalami hal yang sama.

Akhir cerita film pertama selamatlah Dalton dan bisa masuk dalam raganya seperti semula.

Masuk ke cerita kedua, keluarga merekapun berusaha hidup dengan damai kembali. Agar tenang, mereka memilih untuk tinggal dirumah orangtua Josh. TAPI lagi-lagi sesuatu terjadi.

Istri Josh beberapa kali mendengar alunan piano dimainkan namun tidak pernah ada orang disana. Istrinya pun takut akan tragedi sebelumnya, namun Josh bersikukuh bahwa gak ada terjadi apa-apa dan istrinya harus move on serta melupakan masa lalunya.

Namun, makin lama suasana dirumah makin aneh, yang pada akhirnya istri Josh secara terang-terangan digangu oleh roh perempuan jahat, ditambah lagi Josh yang makin hari sikapnya makin aneh.

Ibu Joshpun mencari kebenaran penyebab semua ini hingga akhirnya mendapatkan fakta bahwa tubuh Josh telah dirasuki oleh arwah jahat.

Nah, siapa sebenarnya arwah itu? Kenapa istri Josh selalu didengarkan oleh dentungan piano? Dan dapatkah Josh kembali ke raganya? Kalau itu tonton aja sendiri! *sok misterius* :P

Terus pendapat Niee tentang filmnya?

Pada dasarnya seh aku tetep suka dengan jalan ceritanya. Paling gak ini bukan tipe film yang untuk ditebak akhirnya gimana. Tapi lebih ke penyelesaian demi penyelesaian misteri yang belum terungkap. Jadi ceritanya sendiri kuat menurut aku.

Tapi, soal tingkat kehorroran, film kedua ini kalah dibandingkan dengan film yang pertama. Gak banyak adegan yang membuat terkejut dan hantunyapun gak ada yang terlalu serem buat ditakuti. Jadi yang penakut masih bisa lah yak nonton film ini :P (tapi gak garansi loh, soalnya tingkat penakut orang kan beda-beda :mrgree: )

Jadi kalau aku disuruh menilai, aku akan beri nilai 7/10 deh buat filmnya :)

Maka, selamat menonton. Mari ke bioskop!

47

‘Berjudi’ di Genting (Landuri ~ 3)


Haaaaiiiii… Haaalloooo… Apakabar semuanyaaa??

Yak, ini adalah lanjutan tentang masa bulan madu aku. Sempat kepikiran kok lama amat yak selesainya neh tulisan, apa mau nasibnya disamain aja sama kepergian aku ke Jogja yang gak ditulis blas sama sekali. Tapi kok sayang yak, soalnya nulis diblog ini selain sebagai sarana tukar informasi buat yang perlu, juga jadi ajang ‘sejarah’ aku nantinya. So, tetep ditulis aja deh. Mudah2an pada gak bosen baca tulisan aku, hehehehe.

Jadi, ngapain aja di Genting niee?

Rencananya seh banyak, mau maen ini itu anu ini, tapi pada kenyataannya gak ngapa-ngapain saudara-saudara!! >.< Selain karena entah kenapa badan kami bedua jadi kayak robot yang susah digerakin, suasana dinginnya genting sepertinya lebih nikmat untuk dinikmati bener bulan madunya :oops:

Selain karena kemalasan kami berdua, ternyata permainan di Genting itu maheul semuanya teman!! Sangat tidak direkomendasikan untuk traveller budget seperti kami bedua ini.

Misalnya aja aku sangat tertarik mau maen Sky Venture. Itu loh yang kita berada di ruang hampa terus bisa terbang gitu. Harganya RM 120 a gitu, mahal banget untuk ukuran terbang-terbang geje selama 6 menit >.< (lagi kere soalnya habis nikahan :P ) Terus penen nyoba SnowWorld juga. Kayaknya seru gitu bisa maen maen salju. Videonya juga keren. Tapi pas lihat wujud aslinya yang sebenarnya jadi males sendiri. Gak asyik aja gitu. Bangunannya juga asli palsu cuma nempel di dinding aja. Untuk harga RM 30 dan gak boleh foto-foto didalam aku mengurungkan niat deh.

Terus niee gak ngapa-ngapain aja gitu di Genting? Ya gak juga seh :mrgreen:

Setelah dengan pertimbangan yang sangat matang akhirnya aku dan abang memutuskan untuk menonton pertunjukan yang sedang ngehits banget di RW Genting, Namanya Freez 2. Awalnya seh gak tahu juga ini tipe pertunjukan seperti apa. Harga tiketnya juga rada mahal sebenarnya RM 85 tapi ya sudahlah. Atas nama pengalaman dijabanin aja :D

Pertunjukannya sendiri bangus menurut aku. Kalau bahasa aku yang orang awan ini semacam sirkus gitu deh yak, tapi mereka maennya diatas es gitu. Ada sulap-sulapnya juga dan untuk aku yang gak pernah melihat sulap secara langsung pasti bahagia banget dong :oops: Sayangnya semasa pertunjukan gak diperbolehkan untuk merekam antraksinya >.<

Setelah nonton pertunjukan Freez aku dan abang kemudian nonton film 4D yang sebenarnya lupa juga apa judulnya, lalu melanjutkan perjalanan ke Casino!!

DSCN0642

Belum ke Genting kalau belum ke Casino :P

Yang selama ini aku lihat orang judi cuma di film-film aja sekarang bisa lihat secara langsung itu menyenangkan banget kawan!

Masuk-masuk kita disuguhi dengan mesin dingdong beraneka ragam. Terus ada ‘perjudian’ yang dimotori oleh seorang petugas. Macem-macem deh bentuknya. Kebanyakan seh pake kartu.

Aku maen gak? Ya tentu NGGAK dong! Selain dilarang sama agama :P judi itu juga ngabis-ngabisin duit coba. Bayangin ada orang yang aku lihat beli koin seharga RM 200 dan dalam lima menit langsung habis tak bersisa dong! Yang menang juga belum tentu untung deh. Karena setahu aku pajak untuk maen judi itu besar banget. Bisa sampe 50% gitu deh CMIIW.

Setelah puas ngelihat orang judi, akhirnya aku dan abang memutuskan untuk balik ke kamar aja. Pagi-paginya gak ada kegiatan lagi selaen foto-foto! *inipentingjugakan* :lol:

Setelah puas berfoto-foto langsung cek out dari kamar hotel. Karena hotelnya terlalu besar jadi cekoutnya cuma masukin kunci kamar di mesin model ATM gitu dan SELESAI! Gak pake ditanya2in lagi, jadi kalau ada yang bawa pulang guling atau TVnya gak ketahuan kali yak :P

Pukul 11.00 am langsung menuju ke terminal skyway yang terletak di Hotel Highlands. Maka berakhirlah jalan-jalan aku dan abang di Genting.

Kesannya? Biasa aja :P Bukan tujuan untuk didatangi lagi seh menurut aku. Kalau sekali seh emang ok lah (gak pake banget). Setelah dari Genting aku dan Abang menuju ke KL *yeaaaahh* ini baru menyenangkan. Ceritanya bersambung lagi yak :D

Catatan:

Info lengkap tentang Genting bisa lihat di sini

45

Update si-Penganten Baru


Haaaaiiiii…. Haallooooo… Apakabar semuanyaaaa???

Gak terasa yak, pernikahan aku dan abang sudah memasuki bulan kedua. Sebulan ini gak terlalu banyak kegiatan rutin seh sebenarnya, karena 3 minggu dihabiskan untuk jalan-jalan aja :D. Yang paling terasa palingan udah seminggu lebih ini aku dan abang  sudah masuk kantor lagi. Saatnya mencari duit lagi :D

Setelah menjadi seorang istri tentunya tugas sehari-hari aku bertambah dong. Dari yang dulu bangun tidur tinggal nyante-nyante aja, sekarang harus mikirin masak apa hari ini? >.< *Pencitraan* (eh tapi kalau ada yang mau ngasih resep ke aku bisa loh dikirim ke email, yak yak yak :mrgreen: ) Dulu yang cucian masih nebeng sama ibu bapak sekarang sudah menetapkan hati untuk menjadi langganan laundry kiloan :lol:

Pengeluaran juga harus ditata dengan baik dan benar karena kami berdua udah punya rencana jangka panjang. Sebelum masuk kerja kemaren udah buat rekening baru khusus untuk tabungan gaji kami berdua. Rencananya seh insyaAllah pengen beli rumah tahun depan, paling lambat tahun 2015 udah bisa pindah deh pokoknya (diaminin yak :D ). Rencananya juga setiap tahunnya kami mau jalan-jalan (bulan madu kedua dan seterusnya :oops: ) sehingga anggarannya udah harus dikelompok-kelompokkan.

Makanya mulai berhemat, dari yang sering makan diluar jadi makan di rumah aja *pelit* Nonton bioskop seminggu sekali aja, sampai masalah pulsa juga harus difikirkan. Tau sendiri dong aku pernah bermasalah dengan pengeluaran untuk pulsa internet.

Tapi semuanyapun berubah setelah raja api menyerang *eh. Tapi akhirnyapun aku tercerahkan setelah melihat iklan di TV dan membaca beberapa kali di blog temen-temen semua. Ternyata simPATI lagi ngadain promo gede-gedean. Bayangin aja, biasanya aku ngeluarkan anggaran 120k untuk internetan 1,2G sebulannya, kalau pake simPATI hanya dengan IDR 60k udah bisa dapet 1,5G sebulan dong!! *syookk*

Gak cuma untuk internatan kok. Masih banyak promo lainnya seperti promo buat nelpon, sms dan paket Blackberry-an. Langsung gak itung-itungan lagi deh kalau mau nelpon abang :D

Paket Khusus Kupon Bonus simPATI di *999*1#

Paket Khusus Kupon Bonus simPATI di *999*1#

Gak cuma itu loh, kita juga bisa dapet diskon sampai dengan 70% belanja di www.zarola.co.id dan bisa dapet kupon belanja IDR 100k di www.plasa.com hanya dengan memasukkan nomor simPATI temen-temen!! *langsungbelanja* *kapannabungnyaniee?* :lol:

Caranya mudah pula. Cukup daftar program promonya *999*9# – pilih “daftar program” – setelah dapet sms notifikasi bahwa nomor kamu udah terdaftar langsung deh isi pulsa minimal IDR 10k untuk mendapatkan kupon. Terus tukar kupon dengan paket khusus di *999*1#. Gampang kan? Bisa ngemat 50% anggaran buat internetan di HP deh!! :mrgreen: Untuk info lengkapnya bisa klik di  telkomsel.com/simpati

simPATI #dapatLEBIH award

simPATI #dapatLEBIH award

Selain ngadain promo Kupon, simPATI juga sedang ngadain kontes #DapatLebih AWARDS buat kita para blogger loh. Caranya mudah pula. Cukup memberikan tips untuk keahlian kita. Misalnya yang pandai foto-foto bisa ngasih tips tentang Fotografer, yang suka masak bisa ngasih tips memasak, yang jago nulis kayak aku ini *eh bisa ngasih tips untuk menulis yang bagus dan yang habis jalan-jalan kayak aku kemaren baru bulan madu :oops: bisa ngasih tips untuk traveling yang aman dan murah.

Caranya gampaaaangggg banget. Cukup buka tsel.me/dapatlebih dari HP, terus LIKE Facebook dan Follow twitter Telkomsel simPATI #DapatLebih AWARDS, pilih minat temen-temen, langsung deh tulis tips jitu yang kalian tahu. Kalau temen beruntung (jadi inget Teh Erry sama Una deh yang sering beruntung dan aku gak) bisa dapet Gadget terbaru dan pulsa simPATI loh. Pulsanya kan bisa buat beli Kupon Promonya :lol: Ayooo yang mau ikutan segera. Mumpung kontesnya masih lama sampai tanggal 17 Mei 2013. Masih bisa deh nyari-nyari ide *ngomongsamadirisendiri*

Walaupun aku udah berbaik hati ngasih tahu infonya tapi jangan ngarep aku doain loh, karena aku sendiri mau ikutan! Masih penasaran soalnya, kok udah sering ikut kontes beginian aku gak pernah menang yak :cry:

Ya, mungkin kali-kali aja pas simPATI ini aku bisa menang. Kan aku udah jadi pelanggan simPATI dari tahun 2011 (nomor khusus buat pacaran sama abang :mrgreen: ) *berdoapanitiakontesnyamilihaku*