Tags

, , , , , , , , ,


Setelah lamaaaaaaaa bangets gak ngebahas film secara khsus disini jadi pengen juga deh nulis review geje ala seorang niee anak gaol seantero kota pontianak :mrgreen:

Kali ini aku ingin membahas tentang sebuah film yang masuk katogeri action thriller, atau aku lebih suka dengan istilah film agent-agent gitu deh. Setelah beberapa kali menonton film jenis super hero ala The Avenger, atau putri-putrian ala Mirror Mirror dan Snow White, horor ala The Dark Shadow dan banyak lagi yang ternyata gak ada aku bahas secara khusus semuanya yak? *mikir*

Iseng ngubek-ngubek arsip blog ternyata film In Time pada tanggal 1 Mei 2012 yang lalu (eh belum lama juga yak ternyata, perasaan aku aja deh :lol: ).

Terakhir kali menonton film yang puas banget (bagi aku pribadi tentunya) yaitu The Avenger, jadi pas milih film ini untuk ditonton (dengan alasan kalau udah masuk asrama ntar pasti sulit aja aku nonton filmnya) asal aja lihat film yang paling baru di bioskop. Dan diputuskanlah menonton Lockout, eh ternyata bagus loh filmnya, SUKA!! (walaupun ternyata ranting di IMDBnya 6,3 aja >.< )

Ceritanya bersetting pada tahun 2079 dimana seorang agen bernama Snow dituduh membunuh rekan satu timnya sehingga dia dipenjara dan diintrogasi oleh rekanannya juga bernama Langral. Karena Snow tidak pernah mengaku, diapun diancam untuk masuk penjara MS One. Penjara MS ONE ini adalah penjara masa depan yang dirancang untuk penjahat negara paling jahat deh pokoknya. Uniknya dari penjara ini adalah letaknya yang ada di luar angkasa (seperti diorbit satelit gitu deh) dan semua narapidana yang ada dipenjara ini ditidurkan didalam sebuah kapsul.

Tidak mau temannya dituduh bersalah, seorang agen bernama Shaw mendekati Snow untuk menceritakan kejadian sebenarnya. Akhirnya di dapatlah seorang laki-laki asing yang membantu Snow untuk menyembunyikan sebuah koper yang bernama MACE. Sayangnya Mace ternyata sudah dipenjara di MS One.

Dilanin cerita, Emilie Warnock putri presiden amerika datang ke MS One untuk sebuah misi kemanusiaan. Dia ingin melihat apakah ada afek yang ditimbulkan jika memenjara seorang manusia dengan menidurkan orang tersebut di dalam kapsul. Sayangnya pada saat sesi wawancara dengan seorang narapidana yang gila membawa bencana. Narapidana tersebut merengut pistol seorang penjaga dan membuka seluruh kapsul narapidana lainnya serta menyandra Emile beserta awak yang ada.

Mengambil kesempatan ini Shawpun memberi ide kepada Presiden Warnock untuk menugaskan Snow masuk ke MS One dan menyelamatkan Emilie, yang tentunya diselipi oleh tugas untuk menemukan Mace agar keberadaan koper tersebut dapat diketahui.

***

Walaupun mengusung film masa depan tapi teknologi yang digunakan oleh mereka tidak terlalu mengada-ada di film ini. Tapi tetep ada dong beberapa teknologi yang aku mupeng banget pengen punya, salah satunya adalah koran elektronik masa depan. Eh beneran keren loh, jadi bentuknya mirip tablet masa depan kali ya, tapi tipisnya cuma setipis plastik mika gitu deh, jadi bener-bener berasa pegang koran menurut insting aku *ya kaleee* :P

Selain itu karena ini adalah film agent tentu ada perkelahiannya dong (dengan menggunakan sejata), tapi sisi manusiawinya terasa banget gitu deh. Maksudnya Snow sebagai pemeran utama masih terlihat capek dan takut gitu deh. Soalnya beberapa film kan menggambarkan si pemeran utama itu kuat banget udah dipukulin berkali-kali masih hidup segar bugar gitu, hehehehe *komen gak penting*

Jalan ceritanya memang lebih bagaimana cara bagaimana Snow menyelamatkan Emillie, namun diantara penyelamat tersebut ada deh beberapa adegan lucu dan mengharukan, kemanusiaan, serta sedikit percikan romantis (eh kalau gak salah inget film ini gak ada sama sekali adegan kissing atau adegan menjurus loh,, bisa buat anak kecil nonton kali yak :D )

Akhir ceritanyapun menurut aku pas, tanpa ada pemaksaan jalan ceritanya. Akan dijelaskan siapa sebenarnya penghianat sebenarnya dan bagaimana sampai Snow yang dituduh membunuh. Namun sisi menyebalkan adalah tidak dibahasnya ‘barang’ yang selama ini dicari gitu deh.

So, selamat menonton :mrgreen:

credit :

  • Sutradara : James Mather, Stephen St. Leger
  • Cast : Guy Pearche sebagai Snow, Maggie Grace sebagai Emillie

nb : mulai senin besok aku udah masuk asrama kan yak, jadi udah dipastikan gak ada bisa posting selama seminggu penuh deh :( *eluselus dashboard* mudah-mudahan aja selama masuk di asrama bisa menyenangkan dan gak ngebosenin yak. Amiiinnnn *bekal novel*

Sumber data dan gambar:

About these ads