Ambisi

Kaki kaki kecil itu melangkah..
Menginjak rerumputan yang basah..
Menampak dan menari diatas tanah subur, hingga butiran air membasahinya.

Kaki kaki kecil itu berjalan..
Menerobos debu yang pekat..
Menampak tanah gersang, hingga lecet diseluruh kulitnya..

Kaki kaki kecil itu berlari..
Berputar kebingungan kehilangan arah..
Menerjang butiran pasir panas, hingga tercium daging terbakar..

Dan kaki kaki kecil itu terdiam..
Menunggu entah untuk apa..
Menunggu entah kepada siapa..
Untuk mengembalikan rerumputan basahnya.

1 thought on “Ambisi”

  1. nice poem

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 493 other followers