Tags

,


Haaaiiii Halooo.. Apakabar semua? Baik baik pastikan yak? :D

Karena postingan aku kemaren tentang bahasa daerah dan bahasa melayu pontianak, aku jadi pengen kapan-kapan nulis pake bahasa melayu pontianak deh. Pengen tahu aja apakah pendapat aku ini bener atau gak kalau bahasa melayu pontianak itu mudah dimengerti sama orang atau gak. Lagian, bang zul suaminya jeng susan juga pernah merequest aku untuk menulis postingan pake bahasa melayu Pontianak. Ok lah, kalau inget gak sibuk ntar aku bakalan posting pake bahasa melayu :mrgreen:

Lalu, apa hubungannya bahasa melayu dengan e-ktp? Ohh,, tentu saja gak ada hubungannya saudara-saudara! :P Tadi pagi pas keluar kamar dan baca koran hanya secara gak sengaja membaca headline di koran lokal yang memberitakan tentang SBY dan Bu Ani yang  melakukan proses e-KTP di rumah (beritanya bisa baca di sini ).

Bukaaann,, bukan aku iri melihat kedua manusia ini tanpa perlu antri bisa dengan leluasa melakukan proses entri data e-KTP. Lagian mereka memang spesial toh di negara ini. Kalau mau diperlakukan seperti mereka ya gampang. Jadi aja presiden. BERES! *lari sebelum diteriaki :P* Aku hanya tersadar, oh iya.. udah lama juga aku melakukan proses entri data untuk e-KTP. Kalau gak salah bukan September. Sudah 5 bulan berlalu, tapi kok gak ada berita kelanjutannya?

Padahal untuk memulai e-KTP itu heboh loh. Paling gak di Pontianak deh. Mulai dari sosialisasi berbulan-bulan. Sampai isu tentang siapa para pegawai yang akan melayani pencanangan 100 hari e-KTP itu (dan aku secara takjub masuk kedalam kepanitiaan yang diputuskan oleh SK Walikota, untungnya bos aku gak mau ngelepasin stafnya yang unyu ini :oops: jadinya aku dikeluarkan dari SK *bangsai* ) hingga proses 100 hari yang kerjanya udah kalah-kalah semut (ok ini perumpamaan yang emang gak banget) pagi masuk kantor seperti biasa – sore hingga sampe lewat tengah malam (ada sampe yang jam 2 pagi) melayani penduduk yang tingkahnya pasti aneh-aneh kalau udah capek.

Lalu hasilnya? Sampai sekarang belum ada kejelasan kapan kita bakalan menerima e-KTP tersebut. Apakah menunggu seluruh Indonesia selesai pengentrian dulu baru e-KTPnya akan dicetak secara masal? Bukannya itu malah akan menyebabkan kesalahan menjadi besar?

Yang pasti pengennya tahun 2012 ini, setelah 5 bulan menunggu e-KTP itu segera ada di tangan dan dapat difungsikan sesuai dengan kehebohannya dong. Atau setelah heboh sana sini e-KTPnya mulai dilupakan? Padahal, anggaran yang dikeluarkan untuk proses mengganti dari KTP yang biasa dengan e-KTP ini pasti luar biasa besar!

Kalau temen-temen blogger sudah entri data untuk e-KTP? Atau ada yang sudah dapet e-KTPnya jangan-jangan? ;)

About these ads