Tags

, , , ,


Haii Halooo… Apakabar semuaa?

Apa yang kalian baca dari judul postingan aku kali ini. Can (dibaca pake c bukan k) itu memang bukan bahasa inggris. Aku gak tahu juga apa bahasa Indonesianya, apakah sama atau beda, tapi yang pasti di Pontianak istilah itu bukanlah hal yang asing lagi.

Can tepi adalah istilah bagi kami untuk pendapatan diluar kebiasaan. Misalnya orang yang mendapat kelebihan saat dia kerja. Sebenarnya can tepi ini identik dengan tambahan penghasilan yang tentunya positif. Tapi belakangan ini istilah can tepi jadi negatif dibeberapa kesempatan.

investasi10milyar.com

Tadi sepulang dari kantor aku melihat bensin motor aku tinggal 2 balok. Karena rumah aku yang jauh, makanya kebiasaan aku adalah gak pernah pas-pasan untuk mengisi bensin motor. Singgalah aku kesebuah SPBU di dekat kantor. SPBU ini aku pilih karena tempatnya yang strategis melalui jalur pulang aku ke rumah.

Ngantri beberapa menit sampailah aku untuk mengisi motorku. Seperti biasa aku mengisi full. Tak lama pengisian selesai, dan saat aku bertanya berapa yang perlu aku bayar. Jawabannya adalah 16000!! Aku kaget dong, sampe aku bertanya 2 kali untuk memastikan bahwa pendengaran aku gak salah.

Gimana gak kaget coba. Biasanya ditempat lain balok udah berkedip aja aku masih ngisinya dengan 14-15 ribu. Nah inikan masih 2 balok dan baru aja turun beberapa menit yang lalu. Berarti kalau tanki motor aku ada 4 liter lebih, aku hanya mengisi sekitar 2-3 liter. Bisa dikalikan dong 4500*3 itu cuma 13500!! Jauhlah dari 16 ribu. Aku yakin pasti aku ditipu. Mau lihat meterannya juga gak sempet karena udah dijadikan nol lagi. Euh, bener2 kesel gak belawan deh.

Jadi teringat juga sama kebiasaan tukang parkir di mall terbesar kota Pontianak. Sama juga tuh tingkahnya. Perhitungannya kan biaya parkir untuk motor itu 1000 per 2 jam dan akan ada penambahan 1000 tiap jamnya. Yang aku kesalkan adalah beberapa kali aku yang gak sampe berada di mall 2 jam kalau aku gak ada uang kecil dan terpaksa membayar dengan uang 2000an hampir sering gak pernah dikembalikan 1000 nya. Belom lagi kalau aku lama di dalam, biasanya mereka gak ngira2 ngitung biaya parkirnya.

Sama juga dengan kelakuan tukang SPBU tadi, mereka langsung menekan enter tanpa sempat aku melihat berapa sebenarnya nominal pasti yang aku harus bayar. Kesel banget.

Bukan masalah jumlahnya seh. Tapi kalau keseringan diperlakukan seperti itu yang kesel juga. Iya aku sendirian yang ditipu dengan 1000-2000 perak. Kalau dikalikan dengan jumlah kendaraan, ya hitungannya lumayan besar juga kan yak.

Aku cuma ingin merasakan kejujuran. Walaupun 1000 ya itu juga uang dong. Nyarinya juga bersusah payah dengan kerja keras. Toh sama-sama cari rejeki juga tapi dengan cara menipu itu gak banget deh.

Temen-temen ada yang pernah ngalamin seperti ini gak? Atau cuma aku aja? (-_-”)

About these ads